Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Susunan Acara dan Pidato Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober

Hari Sumpah Pemuda merupakan hari besar bagi Republik Indonesia, karena keputusan kongres pemuda kedua yang diselenggarakan dua hari 27-28 oktober 1928 di Batavia (Jakarta). Keputusan ini menjadi cita-cita besar bagi bangsa Indonesia dan keputusan ini menjadi asas bagi setiap perkumpulan kebangsaan Indonesia.

Nah, acara Hari Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober biasanya sering di rayakan di sekolah-sekolah atau dimanapun, bisa meliputi Upacara Hari Sumpah Pemuda, Pembacaan teks Sumpah Pemuda, dan acara-acara lainnya. Kali ini bangcipto.com akan berbagi kepada kalian Susunan Acara dan Pidato Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober, semoga dapat digunakan atau dijadikan referensi untuk acara yang akan kalian buat. Gunakan dengan baik ya sobat.. Baca Juga : Contoh Pidato Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober

Pembawa Acara
Yang terhormat Kepala Sekolah . . .
Yang terhormat Ketua Komite . . .,
Bapak Ibu guru dan karyawan yang saya hormati,
dan teman-teman yang saya sayangi.
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat serta hidayah-Nya  sehingga pada pagi hari ini dapat mengantarkan kita bersama, untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke 89.
Sebelum acara dimulai, perkenankanlah saya membacakan susunan acara Peringatan Hari Sumpah Pemuda pada pagi hari ini.

  • Acara pertama, pembukaan,
  • dilanjutkan acara kedua yaitu sambutan-sambutan,
  • yang ketiga acara inti,
  • acara berikutnya hiburan,
  • dan acara yang terakhir, penutup.
Hadirin yang berbahagia ,
  • Marilah acara Peringatan Hari Sumpah Pemuda pada pagi hari ini kita buka bersama dengan bacaan basmalah.
  • Bismillahirrahmanirrahim ..
  • Acara yang kedua yaitu sambutan-sambutan. Dalam kesempatan ini, sambutan yang pertama akan disampaikan oleh Sdri. … selaku ketua penyelenggara dan Bpk. … selaku Kepala Sekolah SMK Negeri Sukoharjo.
  • Untuk sambutan yang pertama, kepada Sdri. ... kami persilakan.
  • Saya ucapkan terimakasih kepada Sdri. … selaku ketua penyelenggara Peringatan Hari Sumpah Pemuda pada pagi hari ini yang telah berkenan memberikan sambutannya.
  • Dilanjutkan sambutan yang kedua, sambutan dari Kepala Sekolah . . .. Kepada Bpk. …, saya persilakan.
  • Saya ucapkan terimakasih kepada Bpk. … yang telah berkenan memberikan sambutannya.
  • Hadirin yang berbahagia,
  • Sampailah kita sekarang pada inti acara, yaitu pidato Peringatan Hari Supah Pemuda yang akan disampaikan oleh Sdri. …. Kepada Sdri. … saya persilakan.
  • Saya ucapkan terimakasih kepada Sdri. … selaku pidatoris, yang telah berkenan memberikan pidato tentang Pentingnya Mencintai Produk Dalam Negeri.
  • Acara selanjutnya yaitu hiburan yang akan diisi dengan penampilan dari sanggar tari Bedoyo Asri.
  • Baru saja, telah kita saksikan pertunjukan tari yang menakjubkan dari sanggar tari Bedoyo Asri.
  • Tidak terasa, tiga jam telah kita lalui. Sampailah kita sekarang pada acara terakhir yaitu penutup. Marilah acara pada pagi hari ini kita tutup dengan bacaan hamdalah.
Alhamdulillahirabbil’alamin ..
Terimakasih  atas partisipasi hadirin pada acara Peringatan Hari Sumpah Pemuda pada pagi hari ini. Saya mohon maaf jika ada kesalahan dalam membawakan acara.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Lihat Juga : Kumpulan Gambar Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober

Sambutan Ketua Penyelenggara
Yang terhormat Kepala Sekolah. . .,
Yang terhormat Ketua Komite . . .,
Bapak Ibu guru dan karyawan yang saya hormati,
dan teman-teman yang saya sayangi.
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
          Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT karena hanya atas ijin-Nya lah kita dapat berkumpul bersama pada pagi hari ini dalam acara Peringatan Hari Sumpah Pemuda yang ke 89.
Kami ucapkan terimakasih kepada pihak-pihak yang telah membantu kelancaran acara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ini khususnya rekan-rekan panitia, yang telah memberikan banyak kontribusi dan perhatian atas terselenggaranya acara ini.
Hadirin yang berbahagia,
         Acara ini bertujuan untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke 89. Kita ketahui, 89 tahun yang lalu tepatnya tanggal 28 Oktober 1928 generasi muda telah mengukir sejarah yang sangat menentukan untuk merebut kemerdekaan dari cengkeraman kaum penjajah dengan ikrarnya yang disebut Sumpah Pemuda. Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa Indonesia. Hal-hal yang telah diperjuangkan oleh pahlawan-pahlawan kita tersebut janganlah dinodai dengan hal-hal yang tidak berguna dan memberi citra buruk pada Indonesia.
           Harapan kami sebagai panitia dengan diadakannya acara ini adalah pemuda benar-benar memahami peranan dan kedudukannya sebagai penerus cita-cita perjuangan bangsa sebab di tangan pemuda lah maju mundurnya suatu bangsa ditentukan.
Sekian sambutan dari saya. Terimakasih atas partisipasi hadirin pada acara Peringatan               Hari Sumpah Pemuda pagi hari ini. Saya mohon maaf jika ada kesalahan dalam memberikan sambutan, maupun dalam penyelenggaraan acara ini.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Pidato Pentingnya Mencintai Produk dalam Negeri
Yang terhormat Kepala Sekolah . . .,
Yang terhormat Ketua Komite . . .,
Bapak Ibu guru dan karyawan yang saya hormati,
dan teman-teman yang saya sayangi.
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
            Hadirin yang berbahagia,
            Indonesia mempunyai lebih dari 200 juta penduduk dan menjadi 5 besar negara yang mempunyai penduduk terbanyak di dunia. Maka dari itu, Indonesia adalah negara yang besar dan mempunyai keanekaragaman penduduk dan budaya. Dengan penduduk yang banyak dan beragam, Indonesia berpotensi menjadi lebih maju dalam segi apapun seperti kebudayaan, ekonomi, dan pertahanan.
            Budaya Indonesia adalah suatu anugerah dari Allah SWT. Kita kaya akan bahasa, tarian, lagu, dan lain sebagainya. Dengan keanekaragaman kekayaan yang kita miliki, kita seharusnya merasa bangga dan mempunyai rasa memiliki. Rasa memiliki inilah yang dibutuhkan untuk membuat Indonesia menjadi lebih baik. Kekayaan ini merupakan modal kita untuk menjadikan Indonesia negara yang lebih kreatif, terpelajar, dan berbudi. Sebagai contoh, seni budaya wayang. Siapa tidak mengenal wayang ? Wayang merupakan salah satu hasil kebudayaan yang berasal dari Jawa. Pada awalnya, wayang identik dengan orang-orang tua dengan bahasanya yang tingkat tinggi dan susah dimengerti terutama bagi pemuda. Namun seiring dengan perkembangan zaman dan globalisasi, wayang berevolusi menjadi lebih menarik dengan cerita yang mudah dimengerti. Saat ini pun, tak sedikit dari kita kaum pemuda yang mulai tertarik untuk mempelajari seni budaya wayang.
            Dari contoh tersebut, dapat ditarik sebuah opini bahwa melestarikan kebudayaan janganlah dijadikan sebuah beban. Anggaplah kebudayaan itu sebagai kekeluarga kita. Tentunya, kita tidak ingin kehilangan mereka bukan. Kita tidak ingin mereka dirampas oleh orang lain. Untuk itu, kita harus berusaha sekuat tenaga untuk mempertahankannya.
            Hadirin yang berbahagia,
            Kita dapat menarik kesimpulan dari pernyataan-pernyataan di atas bahwa rasa cinta terhadap Indonesia dapat diartikan mencintai produk dalam negeri, mencintai produk Indonesia. Kita harus bangga dengan apa yang kita miliki serta ikut serta dalam upaya pelestariannya. Dengan mencintai produk dalam negeri, kita sudah memiliki andil dalam upaya mempertahankan eksistensi Indonesia di dunia internasional.
            Sekian pidato dari saya. Mohon maaf jika ada kesalahan dalam memberikan pidato pada acara pagi hari ini.
            Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
sumber: theworldofisn.blogspot